Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘gunung’

Setelah selesai memasak dan sarapan seperti yang sudah gw ceritain sebelumnya, gw dan kawan-kawan langsung repacking barang-barang. Kali ini bukan untuk melanjutkan pendakian, tapi gw hendak pindah tempat untuk membuka tenda karena ada tempat disekitar Ranu Kumbolo juga yang lebih indah dan nyaman buat mendirikan tenda. Karena pendakian kali ini ga terlalu buru-buru alias pendakian santai, maka kita merencanakan untuk bermalam selama 3 malam di Gunung Semeru ini. Akhirnya dapet juga tempat yang pas banget buat tenda kita. Yuk kita mendirikan tenda dulu.

bangun tenda

Tenda kita bangun di tempat yang benar-benar menakjubkan. Pintu tenda sengaja diarahkan menghadap Danau Kumbolo alias Ranu Kumbolo sedang belakang tendanya ada bukit yang cukup indah.

tenda id_gila

Nah, beginilah tenda kita bersama id_gila. Ranu Kombolo ini letaknya lumayan tinggi, yaitu 2400 mdpl (meter diatas permukaan laut). Oleh karena itu, baru jam 4.30  sore kita sudah mengenakan jaket, itu karena suhunya yang sangat dingin. Hampir semua pendaki yang mendaki ke Gunung Semeru ini mendirikan tendanya di Ranu Kumbolo, karena lokasinya yang begitu indah dan nyaman makanya ramai kaya pasar. Ranu Kumbolo menurut gw tempat teridah yang pernah gw tempati. Danau ini begitu sangat indah, apalagi ketika matahari muncul diantara dua bukit yang berada tepat di depan tenda kita.

(more…)

Advertisements

Read Full Post »

Pendakian di Gunung Semeru disambut oleh sebuah gapura yang bertuliskan “SELAMAT MENDAKI”. Saat itu juga, dimulainya perjalanan yang paling gw harapkan, yaitu masuk ke dalam hutan, menyatu dengan alam, menjauhi kebisingan dunia, merasakan setiap hembusan angin yang terdengar dengan irama yang begitu indah diiringi lantunan burung-burung dan semua binatang yang berhabitat disana.

Perjalanan yang dimulai dari jam 3.30 sore memaksa gw dan kawan-kawan terus melanjutkan perjalanan meskipun hari sudah mulai gelap. Karena bagaimanapun juga kita harus mencari tempat yang benar-benar nyaman untuk mendirikan tenda, dengan begitu tidurpun pasti nyaman.

Setelah berjalan kurang lebih 6 jam. Gw liat ada daerah yang terang benderang meskipun waktu itu malam hari. Huuft,,badan sudah berasa cape. Mata gw kaga sengaja liat ke atas, terus gw bengong. Ya, bengong kaya orang bego karena gw liat berjuta-juta bintang bertaburan dengan cahaya yang begitu sangat jelas dan indah menembus lapisan awan putih yang begitu tipis. Akhirnya gw lanjutin perjalanannya, tiba-tiba gw merasa aneh. Di bawah sana gw liat ada asap yang terus menerus mengepul. Karena gw baru pertama kali mendaki gunung ini, jadi maklum kalau gw ga tau apa yang berasap disana. Akhirnya gw terus jalan ke bawah, eh ternyata ada danau yang terhampar cukup luas dengan air yang begitu dingin. Saat itu juga gw sadar kalau ternyata gw sedang kedinginan.

(more…)

Read Full Post »